MEMILIH CALON ISTRI
Seorang filosof ingin menikah. Kawan-kawannya mengajukan 3 gadis yang semuanya berparas cantik. Filofof itu menguji akhlak ketiga gadis itu dengan memberikan beberapa butir permata kepada mereka.
Gadis I menerima pemberian itu dengan perasaan gembira & mengucapkan terima kasih “ Selama hidup saya belum pernah melihat permata seindah ini” katanya.
Gadis II berkata:” Kalau permata ini ditambah dengan emas, pasti akan menjadi kalung yamg indah”
Gadis III berkata: “ Ambillah kembali permata ini dan simpanlah. Bagiku, cintamu sudah cukup”
Akhirnya filosof itu memilih gadis I sebagai istrinya. Alasannya, dia adalah gadis yang berakal, ridla dengan kenyataan, merasa bahagia dengan pemberian yang diterimanya.
Gadis II, adalah orang yang tidak ridla/puas dengan apa yang dimilikinya.
Gadis III, cenderung tidak hidup dalam alam kenyataan sehingga tidak layak memikul beban kehidupan suami istri. Apakah hidup ini cukup makan cinta?
Rabu, 24 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar