Rabu, 24 Desember 2008

hikmah

MEMILIH CALON ISTRI

Seorang filosof ingin menikah. Kawan-kawannya mengajukan 3 gadis yang semuanya berparas cantik. Filofof itu menguji akhlak ketiga gadis itu dengan memberikan beberapa butir permata kepada mereka.
Gadis I menerima pemberian itu dengan perasaan gembira & mengucapkan terima kasih “ Selama hidup saya belum pernah melihat permata seindah ini” katanya.
Gadis II berkata:” Kalau permata ini ditambah dengan emas, pasti akan menjadi kalung yamg indah”
Gadis III berkata: “ Ambillah kembali permata ini dan simpanlah. Bagiku, cintamu sudah cukup”
Akhirnya filosof itu memilih gadis I sebagai istrinya. Alasannya, dia adalah gadis yang berakal, ridla dengan kenyataan, merasa bahagia dengan pemberian yang diterimanya.
Gadis II, adalah orang yang tidak ridla/puas dengan apa yang dimilikinya.
Gadis III, cenderung tidak hidup dalam alam kenyataan sehingga tidak layak memikul beban kehidupan suami istri. Apakah hidup ini cukup makan cinta?

Tidak ada komentar: